PENATALAKSANAAN
MEDIS DAN KEPERAWATAN
1.
Penatalaksanaan
medis
a. Pembedahan
Ahli
bedah biasanya akan mengangkat lesi ditambah batas-batas jaringan normal
sekitarnya untuk mencegah berkembangnya kembali tumor tersebut. Satu margin 1-2
cm sekeliling melanoma dipertimbangkan secara adekuat untuk melanoma dengan
ketebalan kurang dari 3 mm lesi-lesi dengan kedalaman lebih dari 1 mm tetapi
kurang dari 3 mm ditangani melalui pembedahan dengan kesembuhan kira-kira 70-80
%lesi dalam lebih dari 3 mm kemungkinan akan mengalami kekambuhan sekitar 40-50
%. Batas- batas reseksi sekeliling melanoma yang dalam ini biasanya
direkomendasikan menjadi paling sedikit 2-3 cm
b. Kemoterapi
kemoterapi dapat diberikan dengan berbagai cara salah satunya adalah secara topical, dimana agen-agen tersebut diberikan secara langsung pada lesi. Agen-agen yang digunakan meliputi 5 flourourasil atau psorelen. Obat-obat yang paling umum digunakan untuk ini meliputi melpalan, dakarbazasin (DTIC), dan sisplatin. Cara yang dilakukan dalam memberikan kemoterapi adalah secara sistemik. Saat ini kemoterapi sistemik belum dapat membuktikan efektivitasnya dalam mencegah kambuhnya penyakit pada pasien dengan jenis kanker fase dini. Tapi biasanya digunakan pada orang dengan penyakit yang menyebar secara luas
kemoterapi dapat diberikan dengan berbagai cara salah satunya adalah secara topical, dimana agen-agen tersebut diberikan secara langsung pada lesi. Agen-agen yang digunakan meliputi 5 flourourasil atau psorelen. Obat-obat yang paling umum digunakan untuk ini meliputi melpalan, dakarbazasin (DTIC), dan sisplatin. Cara yang dilakukan dalam memberikan kemoterapi adalah secara sistemik. Saat ini kemoterapi sistemik belum dapat membuktikan efektivitasnya dalam mencegah kambuhnya penyakit pada pasien dengan jenis kanker fase dini. Tapi biasanya digunakan pada orang dengan penyakit yang menyebar secara luas
c. Terapi
biologis
Terapi
biologis juga disebut bioterapi atau immunoterapi, bekerja baik secara langsung
ataupun tidak langsung melawan kanker dengan mengubah cara-cara tubuh untuk
bereaksi terhadap kanker.Bentuk umum dari bioterapi dibawah penyelidikan untuk
melanoma meliputi vaksin, injeksi bacterium yang diketahui sebgaai BSG (Basilus
Calmeete Guerin) dan penggunaan interferon, interleukin, dan antibiotic
monoklanal.Vaksinasi tersebut dibuat dari melanoma yang diradiasi dan
dinon-aktifkan. Diharapkan vaksin-vaksin tersebut akan mensintesis system imun
untuk mengenal melanoma dan oleh karenanya akan meningkatkan kemampuan system
untuk menghancurkan melanoma tersebut. Injeksi BSG mempengaruhi stimulasi non-spesifik
dari system imun dan sedang dipelajari sebagai terapi untuk pasien-pasien fase
awal.Diharapkan bahwa injeksi BSG secara langsung kedalam metastase nodul-nodul
subkutan dapat menyebabkan regresi lesi.
d. Terapi
radiasi
Terapi radiasi
merupakan bentuk pengobatan lainnya. Dengan penggunaan energy sinar X dosis
tinggi, kobalt, electron, atau sumber-sumber radiasi lainnya untuk
menghancurkan atau membunuh sel-sel melanoma
Penatalaksanaan
karsinoma ini bergantung pada lokasi tumor, tipe sel (lokasi kedalaman),
sifat-sifat yang invasive atau tidak invasive dan tidak adanya kelenjar limfe
yang mengalami metastase, tindakannya adalah :
1) Eksisi
bedah : tujuannya untuk mengangkat keseluruhan tumor
2) Pembedahan
mikrografik moh : merupakan metode untuk mengangkat lesi kulit yang malignan
3) Bedah
elektro : merupakan teknik penghancuran atau penghilangan jaringan dengan
menggunakan energy listrik
4) Bedah
beku : tujuannya menghancurkan tumor dengan cara de freezing (alat jarum
termokopel). Dilakukan setelah kemoterapi
5) Terapi
radiasi : terapi ini sering dilakukan untuk kanker kelopak mata, ujung hidung
dan daerah didekat struktur yang vital
2.
Penatalaksanaan
keperawatan
Karena banyak kanker kulit yang diangkat
dengan tindakan eksisi, peran perawat adalah :
1) Meredakan
nyeri dan ketidaknyamanan
2) Pemberian
analgetik tepat
3) Meredakan
ansietas
4) Pendidikan
pasien dan pertimbangan perawatan di rumah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar